Laporan Praktikum Jumlah Eritrosit da Leukosit pada Mencit

A. Tujuan
Menghitung jumlah eritrosit dan leukosit pada mencit
Membandingkan hasil literature dan hasil pengamatan
B. Landasan Teori
Hemositometer adalah perangkat awalnya dirancang untuk penghitungan sel darah. Sekarang juga digunakan untuk menghitung jenis sel serta partikel mikroskopis lainnya



hemositometer ini ditemukan oleh Louis-Charles Malassez dan terdiri dari slide mikroskop kaca tebal dengan lekukan persegi panjang yang menciptakan sebuah kamar. ruang ini diukir dengan laser-grid terukir garis tegak lurus. Perangkat ini dibuat dengan hati-hati sehingga daerah yang dibatasi oleh garis diketahui, dan kedalaman ruang ini juga dikenal. Oleh karena itu mungkin untuk menghitung jumlah sel atau partikel dalam volume tertentu cairan, dan dengan demikian menghitung konsentrasi sel dalam cairan secara keseluruhan.
Cara penggunaan
Ketika sampel cair yang mengandung sel amobil ditempatkan pada ruangan, ditutupi dengan penutup kaca, dan aksi kapiler sepenuhnya mengisi ruang chamber dengan sampel. Melihat ruang melalui mikroskop, jumlah sel di dalam ruang dapat ditentukan dengan menghitung. Berbagai jenis sel dapat dihitung secara terpisah selama mereka secara visual dibedakan. Jumlah sel di dalam ruangan digunakan untuk menghitung konsentrasi atau kepadatan sel dalam campuran sampel berasal dari. Ini adalah jumlah sel di ruang dibagi dengan volume ruang itu (volume ruang adalah diketahui dari awal), dengan mempertimbangkan setiap pengenceran dan jalan pintas menghitung:
Konsentrasi sel dalam campuran asli =((jumlah sel dihitung)/(proporsi ruang dihitung)(volume ruang) )((volume pengenceran sampel)/(volume campuran asli dalam sampel))
Dalam desain yang paling umum, volume masing-masing persegi besar adalah 0,1 mm3. Sel-sel dalam empat kotak besar dihitung dan sel-sel di atas atau menyentuh garis di atas dan di kiri yang dihitung, tetapi sel-sel di atas atau menyentuh kanan atau garis bawah diabaikan. Konsentrasi pada sel per sel = ml di empat bujur sangkar / 4 × 10.000.
Hemositometer sering digunakan untuk menghitung sel-sel darah, organel dalam sel, sel-sel darah dalam cairan tulang punggung ke otak setelah melakukan pungsi lumbal, atau jenis sel lainnya dalam suspensi. Menggunakan hemositometer untuk menghitung hasil bakteri dalam 'jumlah total' karena sulit untuk membedakan antara organisme hidup dan mati kecuali tripan biru digunakan untuk noda sel tidak dapat hidup.
Hewan Eritrosit (dm3) Leukosit (dm3) Kadar Hb Angka Hematokrit
Ikan 1.265.000 x 10-3 14525 x 10-3 10 mg/dl 17% , 26 %
Ayam 695.000 x 10-3 1400 x 10-3 8,3 mg/dl 32% , 31%
Mencit 3.885.000 x 10-3 1650 x 10-3 7,8 mg/dl 63% , 68%

1 cc = 10-3 dm3
C. Alat dan bahan
Alat-Alat :
Hemositometer
Mikroskop
Counter
Gunting
Tissue
Kaca objek dan kaca penutup
Pipet Eritrosit dan pipet Leukosit

Bahan-bahan :
Darah mencit
Alkohol 70%
Larutan Hayem
Larutan Turk

D. Cara Kerja
Usaplah bagian yang akan diambil darahnya dengan tissue beralkohol.
Setelah darah keluar tempelkan ujung pipet eritsorit (dengan tanda merah didalamnya) isaplah darah sampai angka 0,5 kemudian encerkan dengan larutan Hayem sampai batas 101, ikatkan pipa karet pada pipet nya dan kocok perlahan-lahan dengan membentuk goyangan angka delapan.
Sebelum darah diisikan pada bilik hitung, persiapkan terlebih dahulu bilik hitung dibawah mikroskop.
Untuk menghitung jumlah eritrosit digunakan kotak-kotak kecil di tengah. Eritrosit dihitung dalam 80 kotak kecil.
Jumlah eritrosit/cc = Hasil yang diperoleh dikalikan dengan 106.
Untuk menghitung jumlah leukosit, tempelkan ujung pipet leukosit (yang bertanda butiran putih pada pipetnya) isaplah darah sampai angka 0,5 kemudian encerkan dengan larutan turk sampai angka 11. Ikatkan pipa plastik pada pipetnya agar darah tidak keluar dan kocok perlahan-lahan dengan putaran membentuk angka delapan sampai homogen.
Kotak yang digunakan untuk menghitung leukosit adalah kotak besar yang ada pada kiri/kanan atas dan ujung kiri/kanan bawah. Hitunglah leukosit sebanyak 4x16 kotak = 64 kotok.
Jumlah leukosit/cc = jumlah leukosit dalam 64 kotak x 50.

E. Data Hasil Pengamatan
Jumlah Kotak Jumlah Eritrosit/cc Jumlah Leukosit/cc
Kotak I 49 14
Kotak II 60 5
Kotak III 66 7
Kotak IV 54 9
Kotak V 53 -
Jumlah 282
282x106 35
35x64x50=112x103

F. Pembahasan
Pada Hemositometer terdapat Sembilan (9) kotak yang terdiri dari lima (5) kotak untuk menghitung eritrisit dan empat (4) kotak untuk menghitung leukosit.
Menghitung Eritrosit
(Kotak I + Kotak II + Kotak III + Kotak IV + Kotak V) x 106
(49 + 60 + 66 + 54 + 53) x 106 = 282x106 / cc
Menghitung Leukosit
(Kotak I + Kotak II + Kotak III + Kotak IV) x 64 x 50
(14 + 5 + 7 + 9) x 64 x 50 = 112x103 / cc

G. Kesimpulan
Alat yang digunakan untuk penghitungan jumlah eritsosit dan leukosit adalah Hemositometer.
Jumlah eritrosit pada mencit lebih banyak dibandingkan dengan jumlah leukosit nya, yaitu 282x106 /cc dan 112x103 / cc.
Dari literatur yang kami dapat terdapat perbedaan jumlah eritrosit dan leukosit. Hal ini disebabkan karena kesalahan pada laboran dan kurangnya pengetahuan mengenai alat yang digunakan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar